Film pendek Dihapus dari Peta karya mahasiswa ISI Yogyakarta Maarij Reka meraih Tabakalera Film and Audiovisual Laboratory-Nest Award 2026 di San Sebastián International Film Festival.
Film pendek Dihapus dari Peta (Erased from the Map) karya Maarij Reka, mahasiswa Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, meraih Tabakalera Film and Audiovisual Laboratory-Nest Award 2026 dalam rangkaian San Sebastián International Film Festival ke-74 di Spanyol.
Penghargaan tersebut diumumkan oleh San Sebastián International Film Festival pada 25 September 2026. Dalam daftar resmi penghargaan festival, Dihapus dari Peta tercatat sebagai film Indonesia karya Maarij Reka dari Film & Television Institute Art Indonesia Yogyakarta yang menjadi penerima Nest Award 2026.
Nest merupakan program kompetisi film pendek bagi mahasiswa sekolah film dari berbagai negara. Pada edisi 2026, Dihapus dari Peta menjadi salah satu dari 14 film pendek yang masuk dalam kompetisi tersebut. Sebanyak 503 film pendek dari 232 sekolah film di 61 negara tercatat mendaftar untuk program Nest tahun ini. (ISI Yogyakarta, 28 September 2026)
Film berdurasi 17 menit tersebut ditulis dan disutradarai Maarij Reka. Ceritanya mengikuti seorang pemuda yang menceritakan kepada seorang jurnalis mengenai foto dan kenangan masa kecilnya di rumah serta desa yang akan hilang untuk memberi jalan bagi pembangunan ibu kota baru.
Bersama saudaranya, pemuda tersebut kembali mendatangi tempat-tempat masa kecil mereka, mengambil gambar, dan mencoba merekonstruksi ingatan tentang ruang yang terus mengalami perubahan. (San Sebastián International Film Festival, 25 September 2026)
Film tersebut melibatkan Yosef Bergas Rosarianto pada sinematografi, Rangga Aqeelanayya sebagai editor, Al Ridwan pada musik, serta Abimanyu Khatman Zakaria pada tata suara. (ISI Yogyakarta, 30 September 2026)
Bersaing dengan Film dari Berbagai Negara
Program Nest 2026 mempertemukan karya-karya mahasiswa dari berbagai sekolah film dunia. Setelah melalui proses seleksi, Dihapus dari Peta berhasil meraih penghargaan utama program tersebut.
San Sebastián International Film Festival juga memberikan Special Mention kepada Ningú borda (Nobody Barks) karya Júlia Coldwell Serra dari ESCAC, Spanyol.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian internasional bagi Maarij Reka sekaligus menambah catatan prestasi mahasiswa ISI Yogyakarta dalam forum perfilman internasional.
Bagi ISI Yogyakarta, penghargaan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan karya mahasiswa Indonesia di tengah ekosistem perfilman global. Karya Dihapus dari Peta membawa persoalan mengenai ruang hidup, ingatan, keluarga, perubahan lanskap, dan pembangunan ke dalam cerita film pendek. (ISI Yogyakarta, 30 September 2026)
Penghargaan Nest Award 2026 diberikan dalam rangkaian Festival Film Internasional San Sebastián yang berlangsung di Spanyol. Festival tersebut merupakan salah satu ajang perfilman internasional yang menjadi ruang bagi sineas dan talenta film dari berbagai negara. (BSN-01)




