Perkuat Kemandirian Medis, Bamsoet Dorong Kerja Sama Teknologi Kesehatan RI-China Berbasis Kecerdasan Buatan

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak penguatan kerja sama teknologi kesehatan dengan China untuk mempercepat adopsi AI dan kemandirian medis RI.

Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendorong peningkatan kolaborasi strategis antara Indonesia dan China di sektor teknologi kesehatan. Fokus kemitraan ini diarahkan pada digitalisasi layanan kesehatan, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), telemedicine, hingga penguasaan teknologi alat kesehatan (alkes) mutakhir.

Langkah ini dinilai krusial untuk mengakselerasi transformasi sistem kesehatan nasional di tengah melonjaknya kebutuhan masyarakat akan layanan medis yang cepat, akurat, dan terjangkau. Bamsoet menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh hanya sekadar menjadi konsumen atau pasar bagi teknologi asing.

“Kerja sama dengan negara lain harus diarahkan sebagai sarana transfer of knowledge, transfer teknologi, dan transfer pengalaman agar tenaga kesehatan, peneliti, perguruan tinggi, serta industri alat kesehatan nasional mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju,” ujar Bamsoet saat menerima Chairman Yunkang Group China, Zhang Yong, di Jakarta, Senin (23/6/2026).

Manfaatkan Kemajuan Medis China untuk Penguatan SDM Lokal

China dipilih karena dinilai menunjukkan lompatan kemajuan luar biasa dalam satu dekade terakhir. Negara tersebut terbukti sukses mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam sistem diagnosis medis, analisis radiologi, hingga pemantauan kesehatan berbasis data pada layanan primer.

Langkah penguatan ini selaras dengan agenda Kementerian Kesehatan RI yang tengah aktif mengembangkan ekosistem AI medis, salah satunya lewat inisiatif Indonesia Healthcare AI Hackathon. Guna memastikan keberlanjutan transfer teknologi ini, sejumlah universitas di Indonesia telah bergerak menjajaki kerja sama riset dengan kampus-kampus di China.

Tabel Area Fokus Kerja Sama Teknologi Kesehatan Indonesia – China

Sektor Fokus Implementasi & Pemanfaatan Teknologi Dampak yang Diharapkan bagi RI
Kecerdasan Buatan (AI) Integrasi AI dalam diagnosis medis, analisis radiologi, dan pemantauan data pasien. Meningkatkan akurasi deteksi dini penyakit dan efisiensi kerja dokter.
Layanan Digital Pengembangan ekosistem telemedicine dan informatika sistem rumah sakit. Pemerataan akses layanan medis berkualitas hingga ke daerah pelosok.
Pendidikan & Riset Pertukaran mahasiswa/dosen, inovasi biomedis, teknologi MRI, dan software kesehatan. Lahirnya inovasi lokal dari kampus dan pengurangan ketergantungan alkes impor.

Analisis: Peluang Emas Pemerataan Layanan dan Tantangan Kedaulatan Data

Pernyataan Bamsoet mengenai pentingnya aliansi teknologi kesehatan dengan China ini memberikan potret strategis bagi masa depan dunia medis di tanah air:

1. Solusi Geografis bagi Pemerataan Layanan Kesehatan di Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat luas dengan tantangan distribusi tenaga medis spesialis yang belum merata. Pemanfaatan teknologi seperti telemedicine dan alat diagnosis berbasis AI yang diadopsi dari China dapat menjadi solusi jitu. Dengan teknologi ini, pasien di luar Pulau Jawa atau wilayah terpencil dapat menerima diagnosis radiologi atau pembacaan rekam medis yang akurat dari jarak jauh tanpa harus merujuk fisik pasien ke kota-kota besar.

2. Kunci Pengurangan Ketergantungan Impor Alkes

Hingga saat ini, sebagian besar alat kesehatan high-end di rumah sakit Indonesia masih didominasi oleh produk impor dari negara-negara Barat yang harganya relatif mahal. Kolaborasi dengan perusahaan China seperti Yunkang Group harus dimanfaatkan industri lokal untuk melakukan reverse engineering atau mempelajari blueprint produksi. Jika kampus dan industri lokal berhasil menyerap ilmu tersebut, biaya operasional medis di Indonesia bisa ditekan secara signifikan sehingga tarif BPJS Kesehatan atau pengobatan mandiri menjadi lebih murah.

3. Jaminan Kedaulatan dan Keamanan Data Medis Pasien

Di balik optimisme transfer teknologi AI dan digitalisasi, ada satu hal krusial yang wajib diantisipasi oleh Kemenkes dan pemerintah Indonesia, yaitu keamanan data. Sistem AI bekerja dengan cara mempelajari ratusan ribu data medis dan genetik pasien. Ketika Indonesia mengintegrasikan sistemnya dengan teknologi China, regulasi perlindungan data pribadi (UU PDP) harus ditegakkan dengan sangat ketat agar data medis sensitif warga negara Indonesia tidak bocor atau dikuasai sepenuhnya oleh pihak asing. Pers Rilis

Hot this week

Bentuk Generasi Unggul dan Beradab, Pesantren Darul Fikri Gelar Program Golden Parenting 2.0

Pesantren Terpadu Darul Fikri menggelar Golden Parenting 2.0 untuk...

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Bencana Banjir Bandang dan Longsor Hantam Perbatasan Nepal-China: 22 Tewas, Ratusan Orang Masih Hilang

Gempa memicu banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China,...

Topics

Bentuk Generasi Unggul dan Beradab, Pesantren Darul Fikri Gelar Program Golden Parenting 2.0

Pesantren Terpadu Darul Fikri menggelar Golden Parenting 2.0 untuk...

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Moon Geun-young Kembali ke Layar Lebar Setelah 9 Tahun Lewat Film Horor-Misteri “Yeto”

Aktris Moon Geun-young siap comeback sebagai pemeran utama di...

Dilema Agen AI Otonom: Antara Masalah Alignment, Trik Pemasaran Industri, dan Ancaman Keamanan Cyber

Perkembangan agen AI otonom memicu perdebatan sengit antara risiko...

Pertahankan Gelar Dunia Kedua Kali, Petinju Muda Camila Zamorano Menang Angka atas Ruiz

Juara dunia tinju termuda Camila Zamorano sukses mempertahankan gelarnya...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img