Bamsoet apresiasi TNI-Polri yang gerak cepat tangkap oknum prajurit tersangka penyiraman air keras Andrie Yunus. Simak pernyataan lengkapnya di sini.
JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM – Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo (Bamsoet), memberikan apresiasi tinggi kepada institusi TNI dan Polri atas kesigapannya mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.
Bamsoet menilai, respons cepat dalam menangkap para pelaku merupakan langkah krusial untuk menjaga citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta merawat kemurnian demokrasi di Indonesia.
“Reaksi cepat TNI-Polri mengungkap dan menangkap pelaku teror ini menjadi penjelasan gamblang bahwa unsur negara atau pemerintah bukan aktor intelektual di balik aksi tersebut. Presiden Prabowo bahkan mengutuk keras aksi ini dan mendesak pengusutan tuntas hingga ke dalangnya,” ujar Bamsoet di Jakarta, Jumat (20/3/2026).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan bahwa penangkapan empat oknum prajurit TNI (tiga perwira dan satu bintara) pada 18 Maret lalu membuktikan bahwa institusi negara tetap tegak lurus pada hukum. Menurutnya, jika negara pasif, maka akan muncul asumsi liar di publik bahwa penguasa berada di balik teror tersebut.
“Dengan respons seperti ini, TNI dan Polri menjelaskan bahwa negara dan pemerintah tidak membungkam kritik dari publik. Sebaliknya, aksi teror seperti ini justru sangat merugikan nama baik pemerintah dan institusi negara,” jelas Ketua DPR RI ke-20 tersebut.
Meski pelaku lapangan telah diamankan, Bamsoet yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum FKPPI dan Pemuda Pancasila ini menekankan pentingnya mendalami motif serta memburu aktor intelektual di balik layar.
Ia memperingatkan bahwa rangkaian teror dan intimidasi terhadap kelompok kritis yang terjadi belakangan ini dapat merusak kredibilitas negara jika tidak ditangani dengan tindakan tegas.
“Pengusutan hendaknya berlanjut hingga aspek motif dan aktor intelektual. Kasus ini menjadi contoh nyata tentang kerja kotor oknum dalam institusi negara yang berpotensi mencoreng citra pemerintah jika tidak ditindak tegas,” pungkas Bamsoet.
Sumber: Sinpo.id

























