Gelombang serangan udara gabungan AS dan Israel menghantam pemukiman penduduk di Provinsi Lorestan, Iran Barat. Sedikitnya 12 orang tewas dan 112 terluka.

TEHERAN, BAMSOETNEWS.COM Eskalasi serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran terus memakan korban jiwa. Sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas dan 112 lainnya luka-luka dalam serangan terbaru yang menghantam Provinsi Lorestan, Iran bagian barat, pada Kamis (19/3/2026).

Kantor berita semi-resmi Tasnim, mengutip pernyataan dari kantor gubernur Lorestan, melaporkan bahwa serangan tersebut menyasar kawasan pemukiman penduduk di Distrik Dorud. Hingga saat ini, petugas medis dan tim penyelamat masih berupaya menangani ratusan korban luka yang terdampak ledakan besar di lokasi tersebut.

Serangan gabungan AS dan Israel ke wilayah Iran telah berlangsung sejak 28 Februari lalu. Hingga hari ini, operasi militer tersebut diperkirakan telah menewaskan sekitar 1.300 orang di pihak Iran, termasuk mantan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei yang tewas di awal konflik.

Pemerintah Iran merespons serangan tersebut dengan meluncurkan rentetan drone dan rudal yang menargetkan posisi militer Israel, Yordania, dan Irak. Iran juga menyasar negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat.

Konflik terbuka ini tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah dan jatuhnya korban sipil, tetapi juga memicu gangguan serius pada pasar global serta jadwal penerbangan internasional di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Anadolu Agency

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini