Pembalap Sean Gelael siap debut di Sirkuit Mandalika pada GT World Challenge Asia 2026. Bergabung dengan tim Garage 75, Sean targetkan hasil maksimal.
LOMBOK, BAMSOETNEWS.COM – Pembalap andalan Indonesia, Sean Gelael, bersiap mencatatkan sejarah pribadi dengan menjalani debut balapan pertamanya di Pertamina Mandalika International Circuit. Sean akan turun dalam putaran kedua ajang bergengsi GT World Challenge Asia yang digelar akhir pekan ini.
Dikutip dari laporan Antara, Kamis (30/4/2026), Sean telah tiba di Mandalika untuk bergabung dengan tim Garage 75 guna memulai persiapan teknis, termasuk koordinasi dengan kru mekanik. Pembalap yang malang melintang di balap ketahanan dunia ini mengaku sangat antusias menyambut balapan di tanah air.
“Kesan pertama saya sangat positif bersama tim Garage 75. Saya sangat serius dan bersemangat menatap balapan di Mandalika ini,” ungkap Sean Gelael dalam keterangan tertulisnya.
Kehadiran Sean menjadi momentum krusial bagi Garage 75. Tim yang sebelumnya menyabet juara kelas Am GT World Challenge Asia ini kini memutuskan untuk naik kelas ke kategori Silver dengan mengandalkan talenta Sean.
Pemilik tim Garage 75, David Tjiptobiantoro, menyatakan kebanggaannya dapat menggandeng pembalap Indonesia terbaik di level internasional saat ini. Sebagai bagian dari persiapan, Sean dan David telah melakukan track walk di sirkuit sepanjang 4,301 km tersebut untuk mematangkan strategi teknis.
Gelaran GT World Challenge Asia di Mandalika ini akan mempertandingkan dua balapan (race) yang masing-masing berdurasi satu jam pada Sabtu (2/5) dan Minggu (3/5). Para penggemar otomotif dapat menyaksikan aksi mereka melalui siaran langsung di kanal YouTube GT World.
Analisis BAMSOETNEWS.COM: Efek Sean Gelael dan Peningkatan Kasta Garage 75
Kehadiran Sean Gelael di grid GT World Challenge Asia seri Mandalika bukan sekadar pelengkap, melainkan pendongkrak standar kompetisi balap mobil nasional. Analisis kami melihat bahwa keputusan Garage 75 untuk naik dari kelas Am ke kelas Silver merupakan langkah berani yang hanya mungkin dilakukan dengan dukungan pembalap sekaliber Sean yang memiliki pengalaman tinggi di ajang FIA WEC.
Bagi Sirkuit Mandalika, debut Sean ini akan meningkatkan eksposur internasional terhadap kualitas sirkuit dalam menyelenggarakan balap mobil GT, setelah sebelumnya sukses besar dengan MotoGP. Secara teknis, adaptasi Sean dengan mobil GT3 di trek Mandalika yang memiliki karakteristik cepat dan mengalir akan menjadi kunci utama. Jika kolaborasi Sean dan David berhasil meraih podium di kelas Silver, hal ini akan menjadi pesan kuat bahwa ekosistem balap mobil Indonesia siap bersaing di kasta yang lebih tinggi dalam peta balap Asia maupun global. *****






















