IHSG Anjlok 2,03 Persen ke Level 6.956, Investor Global Pilih ‘Risk Off’

IHSG hari ini ditutup melemah 2,03% ke posisi 6.956,80. Investor global pilih sentimen risk off dan lakukan net sell di pasar saham Indonesia.

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis sore. Pelemahan signifikan ini dipicu oleh kombinasi sentimen risk off global, di mana investor cenderung menghindari aset berisiko, serta tekanan dari sentimen domestik.

Dikutip dari laporan Antara, Kamis (30/4/2026), IHSG merosot sebesar 143,43 poin atau 2,03 persen ke posisi 6.956,80. Kondisi serupa terjadi pada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 yang turun 14,80 poin atau 2,16 persen ke posisi 669,34.

Pengamat pasar modal Reydi Octa menjelaskan bahwa pelemahan ini didorong oleh penguatan dolar AS dan ketidakpastian suku bunga global yang memicu capital outflow atau aliran modal keluar. Di sisi domestik, isu free float, HSC, serta rebalancing indeks turut memperdalam koreksi pasar.

“Sikap investor khususnya asing, saat ini cenderung defensif dan melakukan net sell (aksi jual) di pasar saham Indonesia. Mereka lebih selektif dan sementara mengurangi eksposur ke Indonesia,” ujar Reydi.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sebelas sektor berakhir di zona merah. Sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 2,54 persen, disusul sektor barang baku (2,43 persen) dan sektor industri (2,39 persen).

Meskipun pasar melemah, beberapa saham seperti SDMU, HERO, ADHI, INDS, dan SONA mencatatkan penguatan terbesar. Sebaliknya, saham BOBA, KONI, MAIN, LUCK, dan BLUE menjadi jajaran top losers. Perdagangan hari ini melibatkan 48,19 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp21,87 triliun.

Analisis BAMSOETNEWS.COM: Menanti Katalis Positif di Tengah Tren Sideways

Penurunan IHSG yang menembus angka 2 persen dalam satu hari perdagangan menunjukkan tingkat kerentanan pasar modal domestik terhadap dinamika makroekonomi global. Analisis kami melihat bahwa penguatan dolar AS menjadi faktor dominan yang menekan nilai tukar Rupiah, sehingga membuat aset saham di Indonesia menjadi kurang atraktif bagi investor asing untuk sementara waktu.

Isu domestik seperti rebalancing indeks seringkali menciptakan volatilitas jangka pendek, namun yang lebih krusial adalah ketidakpastian suku bunga acuan. Selama stabilitas nilai tukar belum tercapai dan kebijakan suku bunga global masih “abu-abu”, IHSG diprediksi akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah. Potensi technical rebound tetap ada, namun bersifat terbatas kecuali terdapat katalis kuat berupa kembalinya arus dana asing (foreign inflow) secara masif ke bursa domestik. ****

Hot this week

Bentuk Generasi Unggul dan Beradab, Pesantren Darul Fikri Gelar Program Golden Parenting 2.0

Pesantren Terpadu Darul Fikri menggelar Golden Parenting 2.0 untuk...

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Bencana Banjir Bandang dan Longsor Hantam Perbatasan Nepal-China: 22 Tewas, Ratusan Orang Masih Hilang

Gempa memicu banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China,...

Topics

Bentuk Generasi Unggul dan Beradab, Pesantren Darul Fikri Gelar Program Golden Parenting 2.0

Pesantren Terpadu Darul Fikri menggelar Golden Parenting 2.0 untuk...

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Moon Geun-young Kembali ke Layar Lebar Setelah 9 Tahun Lewat Film Horor-Misteri “Yeto”

Aktris Moon Geun-young siap comeback sebagai pemeran utama di...

Dilema Agen AI Otonom: Antara Masalah Alignment, Trik Pemasaran Industri, dan Ancaman Keamanan Cyber

Perkembangan agen AI otonom memicu perdebatan sengit antara risiko...

Pertahankan Gelar Dunia Kedua Kali, Petinju Muda Camila Zamorano Menang Angka atas Ruiz

Juara dunia tinju termuda Camila Zamorano sukses mempertahankan gelarnya...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img