Tantangan Serius Demokrasi Pancasila: Praktik Politik Transaksional dan Oligarki Menggerus Moralitas

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM — Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo, menyatakan bahwa sistem demokrasi Indonesia saat ini berada dalam ancaman serius akibat praktik politik transaksional dan menguatnya cengkeraman oligarki. Dosen tetap di beberapa universitas ini menegaskan bahwa pasca-reformasi, politik Indonesia ditandai dengan ciri-ciri seperti transaksi kekuasaan, politik uang, dan pembagian jabatan, yang menyebabkan demokrasi kehilangan roh ideologisnya, terutama sebagai perwujudan Demokrasi Pancasila. Menurut pria yang akrab disapa Bamsoet ini, kondisi tersebut telah menjauhkan Indonesia dari nilai Sila Keempat Pancasila, yakni kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, karena praktik politik kini lebih didorong oleh kepentingan pragmatis dan bukan musyawarah yang berlandaskan moral dan tanggung jawab.

Bamsoet Soroti Biaya Politik Mahal sebagai Pemicu Dominasi Pemodal dalam Kekuasaan

 

Bamsoet, yang juga anggota Komisi III DPR, menyoroti tingginya biaya politik di Indonesia sebagai akar masalah yang memperparah situasi. Ia memaparkan bahwa biaya yang sangat tinggi, dengan perkiraan mencapai Rp20 miliar hingga Rp100 miliar untuk kepala daerah dan Rp5 miliar hingga Rp50 miliar untuk kursi DPR, memaksa calon pemimpin untuk mencari sponsor finansial. Struktur politik yang mahal ini secara otomatis mengubah demokrasi menjadi ‘ladang investasi’ bagi para pemodal, di mana imbalan yang diminta sponsor berupa proyek, proteksi, atau jabatan. Fenomena inilah, jelasnya saat mengajar mata kuliah “Pancasila” di Universitas Borobudur, yang kemudian melahirkan sistem kekuasaan yang dikendalikan oleh segelintir orang yang memiliki kekuatan ekonomi dan finansial.

Mantan Ketua DPR ke-20 ini menekankan bahwa untuk mengembalikan Demokrasi Pancasila pada jalurnya, diperlukan langkah-langkah konkret seperti reformasi pendanaan politik dan pembenahan internal partai. Negara, kata Bamsoet, harus menanggung sebagian biaya operasional partai politik agar tidak lagi bergantung pada konglomerat atau kelompok bisnis, sekaligus mewajibkan partai melakukan kaderisasi transparan dan membangun program berbasis kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga independensi partai, termasuk dengan idealnya pengurus partai politik tidak merangkap jabatan eksekutif, guna menghindari kaburnya batas loyalitas antara partai dan pemerintah, serta memastikan bahwa kepemimpinan berlandaskan kebijaksanaan dan bukan hanya kekuasaan. (BSN-01)

Hot this week

Bentuk Generasi Unggul dan Beradab, Pesantren Darul Fikri Gelar Program Golden Parenting 2.0

Pesantren Terpadu Darul Fikri menggelar Golden Parenting 2.0 untuk...

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Bencana Banjir Bandang dan Longsor Hantam Perbatasan Nepal-China: 22 Tewas, Ratusan Orang Masih Hilang

Gempa memicu banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China,...

Topics

Bentuk Generasi Unggul dan Beradab, Pesantren Darul Fikri Gelar Program Golden Parenting 2.0

Pesantren Terpadu Darul Fikri menggelar Golden Parenting 2.0 untuk...

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Moon Geun-young Kembali ke Layar Lebar Setelah 9 Tahun Lewat Film Horor-Misteri “Yeto”

Aktris Moon Geun-young siap comeback sebagai pemeran utama di...

Dilema Agen AI Otonom: Antara Masalah Alignment, Trik Pemasaran Industri, dan Ancaman Keamanan Cyber

Perkembangan agen AI otonom memicu perdebatan sengit antara risiko...

Pertahankan Gelar Dunia Kedua Kali, Petinju Muda Camila Zamorano Menang Angka atas Ruiz

Juara dunia tinju termuda Camila Zamorano sukses mempertahankan gelarnya...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img