JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM — Anggota DPR sekaligus dosen tetap Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menekankan pentingnya reformasi internal partai politik sebagai syarat mutlak untuk membangkitkan demokrasi Indonesia agar berjalan secara substantif. Menurutnya, partai politik tidak boleh sekadar menjadi kendaraan perebutan kursi kekuasaan, tetapi harus berfungsi sebagai sekolah politik rakyat yang melahirkan kader berkualitas dan menjaga integritas sistem politik.
Bamsoet mengingatkan rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap partai politik berdasarkan survei Indikator Januari 2024. Ia menyoroti praktik politik uang, rekrutmen asal-asalan, hingga dominasi popularitas dalam pencalonan legislatif yang membuat parlemen miskin gagasan. “Demokrasi sehat lahir dari partai yang transparan, akuntabel, dan demokratis di dalam dirinya,” tegas Ketua DPR ke-20 itu dalam kuliah Politik Hukum dan Kebijakan Publik di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (4/10/2025).
Sebagai solusi, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengusulkan langkah konkret seperti memperketat audit keuangan parpol, membentuk komisi etik independen, serta memperkuat kaderisasi politik yang sistematis dan berjenjang. Ia menegaskan reformasi parpol tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan perlu dukungan regulasi negara, pengawasan masyarakat sipil, serta keberanian pemilih menolak politik uang agar demokrasi tidak sekadar prosedural. (BSN-01)






















