BAMSOETNEWS.COM

Referensi Utama

NAVIGASI
POLITIK &
HUKUM

Menyajikan berita aktual, tajam, dan terpercaya langsung dari jantung kebijakan nasional.

Dinamika Parlemen
Analisis Hukum & Peradilan
Update Ekonomi Nasional
Straight News • Faktual • Objektif

berita terkait

baca juga

Bamsoet Apresiasi Rencana Wikinara Indonesia Melantai di Bursa Saham

Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi rencana strategis Wikinara Indonesia untuk...

Bamsoet Apresiasi Linknau di Tech in Asia Conference 2025

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM -- Anggota DPR sekaligus Ketua MPR ke-15,...

Tantangan Serius Demokrasi Pancasila: Praktik Politik Transaksional dan Oligarki Menggerus Moralitas

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM -- Ketua MPR RI ke-15, Bambang Soesatyo,...

Perang Melawan Penyelundupan: Kunci Menghidupkan Kembali Jantung Industri dan UMKM Nasional

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM --- Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo...

Neraca Dagang RI September 2025 Surplus Kuat

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM --- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat capaian...

Bamsoet Luncurkan Tiga Buku Baru, Pertegas Komitmen Intelektual

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM — Ketua MPR ke-15 sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet), meluncurkan tiga buku terbarunya di Parle Restaurant, Senayan Park, Jakarta, Jumat malam (3/10/2025). Acara tersebut dihadiri tokoh lintas partai dan kalangan, mulai dari pimpinan MPR, DPR, DPD, hingga anggota kabinet, akademisi, jurnalis, serta tokoh masyarakat. Dengan terbitnya tiga judul ini, total karya tulis Bamsoet mencapai 37 buku.

Adapun tiga buku yang diluncurkan yakni “Amendemen ke-5 Konstitusi: Menata Ulang Sistem Ketatanegaraan”, “Politik, Pers, dan Jejak Langkah Kebangsaan: Catatan Personal dalam Arus Perubahan”, serta “Evaluasi Kritis Pemilihan Umum Langsung: Nomor Piro, Wani Piro – Revitalisasi Ketetapan MPR”. Masing-masing buku membahas refleksi perjalanan konstitusi, rekam jejak personal dari wartawan hingga politisi, serta kritik terhadap praktik Pemilu langsung yang dinilai semakin transaksional.

“Buku bagi saya adalah instrumen perjuangan gagasan. Menulis adalah cara membuka ruang dialog publik agar bangsa tidak kehilangan arah dalam menata sistem ketatanegaraan, memperkuat demokrasi, dan menjaga persatuan,” ujar Bamsoet. Ia menegaskan bahwa ide dan gagasan yang ditulis akan lebih abadi dibanding sekadar pidato, sekaligus menjadi bekal intelektual bagi generasi penerus bangsa. (BSN-01)

ASATUNEWS BIZ.ID | EKONOMI & HUKUM
FLASH INFO Update Harga Emas Antam • Pergerakan IHSG • Skandal Emiten Terkini • Kebijakan Ekonomi Nasional • Intelijen Bisnis

Tajam Mengulas Fakta di Balik Angka dan Peristiwa