JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM — Anggota DPR sekaligus Ketua MPR ke-15, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyampaikan apresiasinya atas partisipasi Linknau, startup teknologi logistik asal Indonesia, dalam ajang bergengsi Tech in Asia Conference 2025 di Jakarta pada 22–23 Oktober 2025. Bamsoet, yang juga Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, menyebut kehadiran Linknau di konferensi teknologi terbesar Asia Tenggara tersebut sebagai wujud nyata semangat baru generasi startup Indonesia untuk berinovasi dan menembus pasar global. Forum ini dihadiri oleh lebih dari 2.500 peserta, termasuk investor venture capital dan perwakilan korporasi teknologi global, menjadikannya ruang strategis bagi inovator muda.
Linknau, Startup Logistik Indonesia, Dianggap Wujud Semangat Baru Anak Bangsa Menembus Pasar Global
Bamsoet menjelaskan, Linknau yang dimotori oleh Shafira Elvina menampilkan inovasi dan visi besar dalam mengembangkan solusi digitalisasi logistik end to end. Platform ini dirancang sebagai aggregator logistik yang memadukan Warehouse Management System (WMS) dan Transport Management System (TMS) dalam satu ekosistem digital terpadu. Menurutnya, sistem terintegrasi ini sangat penting untuk memangkas biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu faktor penyebab tingginya harga barang di Indonesia. “Digitalisasi logistik merupakan tulang punggung dari efisiensi ekonomi nasional,” tegasnya di Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menekankan peran vital startup seperti Linknau dalam perbaikan sektor logistik nasional. Merujuk data World Bank Logistics Performance Index 2023 yang menempatkan Indonesia di peringkat 61 dari 139 negara, ia menilai masih ada tantangan besar pada aspek efisiensi rantai pasok dan kecepatan distribusi. Bamsoet berharap, melalui inovasi digital dan kemitraan strategis, startup lokal mampu menciptakan rantai pasok yang lebih tangguh, adaptif, dan transparan untuk meningkatkan daya saing produk dalam negeri. (BSN-01)