Krisis Selat Hormuz: Indonesia dan Negara Asia Antre Borong Minyak Rusia

Perang di Timur Tengah memicu krisis energi global. Indonesia, Vietnam, hingga Filipina kini mengantre pasokan minyak Rusia akibat penutupan Selat Hormuz.

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM – Dampak perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran kian melumpuhkan jalur pasokan energi dunia di Selat Hormuz. Kondisi ini memaksa sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Sri Lanka, untuk beralih dan mengantre mendapatkan pasokan minyak dari Rusia guna mengamankan stok energi domestik.

Terhentinya lalu lintas di Selat Hormuz telah memblokir sekitar seperlima dari produksi minyak global untuk mencapai pasar. Akibatnya, ketergantungan terhadap minyak mentah Rusia meningkat drastis meskipun kapasitas ekspor Moskow juga tengah mengalami kendala teknis.

“Permintaan sangat tinggi, terutama untuk tujuan alternatif. Pada titik tertentu, akan menjadi sulit untuk memenuhi permintaan tambahan tersebut,” ujar juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dikutip dari Reuters, Jumat (27/3/2026).

Vietnam telah mengambil langkah proaktif dengan kunjungan Perdana Menteri Pham Minh Chinh ke Moskow pekan ini. Vietnam meminta perusahaan minyak Rusia, Zarubezhneft, untuk meningkatkan investasi dan menjamin pasokan minyak mentah jangka panjang bagi negara Asia Tenggara tersebut.

Sementara itu, Filipina mencatatkan rekor dengan membeli 1,5 juta barel minyak mentah jenis ESPO Blend dari Timur Jauh Rusia. Ini merupakan pembelian pertama Manila dalam lima tahun terakhir. Dua kapal tanker, Sara Sky dan Tiger Wings, dilaporkan telah merapat di pelabuhan Limay untuk menyuplai kilang Bataan.

Thailand dan Sri Lanka juga dilaporkan tengah melakukan diskusi intensif dengan pemerintah Rusia untuk mengamankan kuota pengiriman minyak mentah di tengah harga pasar dunia yang terus melambung tinggi.

Meskipun Rusia diuntungkan oleh harga minyak yang tinggi dan adanya pelonggaran sanksi (waiver) selama 30 hari dari Amerika Serikat untuk pembelian minyak di laut, Moskow menghadapi kendala kapasitas. Serangan drone dilaporkan telah melumpuhkan sekitar 40% kapasitas ekspor minyak Rusia, yang berpotensi memicu situasi di mana permintaan pasar melampaui kemampuan suplai (oversupply).

Bagi Indonesia dan kawasan Asia, diversifikasi sumber energi ke Rusia menjadi pilihan paling rasional saat ini untuk menghindari krisis energi yang lebih dalam akibat blokade total di Timur Tengah.

Sumber: Reuters

Popular

Sarwendah Fokus Hak Asuh Anak di Tengah Laporan Polisi Ruben Onsu

Di tengah dua laporan polisi oleh Ruben Onsu, Sarwendah...

Suzy Beli Hunian Mewah Puluhan Miliar Won di Gangnam, Bakal Bertetangga dengan Jisoo BLACKPINK

Penyanyi sekaligus aktris Suzy dilaporkan membeli hunian supermewah L’Arbre...

KPK Ungkap 8 Tersangka Kasus Jalan Sumut Diduga Terima Uang Rp8,37 Miliar

KPK mengungkap 8 tersangka kasus proyek jalan Sumut diduga...

Dua Tim Formula 1 Bakal Tampil dengan Livery Spesial di GP Amerika Serikat 2026

Aston Martin dan Mercedes-AMG F1 bakal tampil beda dengan...

Puan Tekankan Peran Pesantren dalam Pembangunan pada Hari Santri 2026

Puan Maharani menekankan pentingnya peran santri dan pesantren dalam...

Pilihan Redaksi

Sarwendah Fokus Hak Asuh Anak di Tengah Laporan Polisi Ruben Onsu

Di tengah dua laporan polisi oleh Ruben Onsu, Sarwendah...

Suzy Beli Hunian Mewah Puluhan Miliar Won di Gangnam, Bakal Bertetangga dengan Jisoo BLACKPINK

Penyanyi sekaligus aktris Suzy dilaporkan membeli hunian supermewah L’Arbre...

KPK Ungkap 8 Tersangka Kasus Jalan Sumut Diduga Terima Uang Rp8,37 Miliar

KPK mengungkap 8 tersangka kasus proyek jalan Sumut diduga...

Dua Tim Formula 1 Bakal Tampil dengan Livery Spesial di GP Amerika Serikat 2026

Aston Martin dan Mercedes-AMG F1 bakal tampil beda dengan...

Puan Tekankan Peran Pesantren dalam Pembangunan pada Hari Santri 2026

Puan Maharani menekankan pentingnya peran santri dan pesantren dalam...

Bamsoet Tegaskan APBN Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Inklusif dan Kesejahteraan Rakyat

Bamsoet tegaskan APBN harus jadi motor penggerak pertumbuhan inklusif....

Bamsoet Tegaskan Keamanan Nasional Harus Sejalan dengan Keadilan dan Kesejahteraan

Bamsoet menegaskan keamanan nasional harus berjalan seiring dengan keadilan...
spot_img

Berita Terkait

Popular Categories

spot_imgspot_img