Bamsoet Dorong Peningkatan Pembangunan Desa

BANJARNEGARA (4/2/2024), BAMSOETNEWS.COM – Ketua MPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menekankan pembangunan desa menjadi stimulan bagi perubahan sosial yang bermuara pada pemberdayaan masyarakat desa. Tidak kalah pentingnya, pembangunan desa memiliki peran sentral dalam dua aspek penting, yaitu upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan pembangunan antarwilayah, serta antara desa dan kota.

“Kemiskinan ekstrem masih banyak kita jumpai di sejumlah wilayah Indonesia. Di Jawa Tengah sendiri, Kabupaten Banjarnegara, masih menjadi salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan tertinggi di antara 30 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Banjarnegara, presentase kemiskinan di Banjarnegara tahun 2022 mencapai 15,2%,” ujar Bamsoet dalam kunjungan hari ke-18 di Dapil VII Jawa Tengah di acara podcast bersama Pengasuh Pondok Pesantren Alif Baa Khayatul Makky atau Gus Hayat di Banjarnegara, Minggu (4/2/2024).

Dijelaskan, desa menjadi titik tumpu dalam upaya pengentasan angka kemiskinan. Karena tingkat kemiskinan di desa lebih tinggi jika dibandingkan wilayah perkotaan. Baik dari aspek persentase angka kemiskinan, indeks kedalaman kemiskinan, dan indeks keparahan kemiskinan.

“Dalam perspektif pengurangan kesenjangan ekonomi dan sosial, pembangunan desa menjadi penyeimbang untuk memangkas jurang perbedaan antara kehidupan di perkotaan dan pedesaan. Tidak dipungkiri, bahwa salah satu alasan masih tingginya angka urbanisasi karena adanya ketimpangan pembangunan di kota dan di desa. Kota masih menjadi magnet yang menggiurkan bagi penduduk desa,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Depinas SOKSI dan Kepala Badan Polhukam Kadin Indonesia ini menerangkan, harus disadari bahwa desa adalah tumpuan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang harus menjadi prioritas. Mengingat masih tingginya angka ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Tercatat, untuk pemenuhan kebutuhan enam dari sembilan barang kebutuhan pokok di Indonesia masih harus mengimpor dari negara lain.

“Dalam kurun waktu 11 tahun terakhir, kita telah membelanjakan uang sekitar Rp1.272 triliun untuk berbelanja beras, susu, bawang, garam, daging, dan gula dari pasar internasional,” jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menilai hal tersebut sangat ironis. Mengingat Indonesia dikenal sebagai negara agraris, di mana pertanian merupakan sektor yang masih sangat potensial untuk dikembangkan. Tetapi justru mengalami defisit perdagangan buah dan sayuran yang rata-rata mencapai Rp19 triliun per tahun.

“Bahkan secara peringkat, merujuk data The Global Food Security Index 2022, Indonesia menempati posisi ke 10 di Asia dan Pasifik, dan ke 60 di dunia, dalam hal ketahanan pangan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan untuk memprioritaskan pembangunan desa adalah sebuah keniscayaan,” pungkas Bamsoet.

 

Hot this week

Lee Soo-hyuk Mendadak Mundur dari Drama Netflix ‘Men of the Harem’, Lee Jong-won Dilirik Jadi Pengganti

Aktor Lee Soo-hyuk secara mengejutkan mundur dari proyek drama...

Fraksi Partai Golkar Rotasi Pimpinan AKD dan Komisi DPR RI, Tegaskan Penyegaran Kinerja Parlemen

Fraksi Partai Golkar DPR RI melakukan rotasi pimpinan komisi...

Catatan Politik Bamsoet: Mendorong Generasi Muda Adaptasi dengan Perubahan Lanskap Dunia Kerja

Catatan Politik Bambang Soesatyo soroti tingginya angka pengangguran terdidik...

Ubah Bahan Baku Jadi Devisa Tinggi, Bamsoet Bidik Cerutu Premium Nusantara Kuasai Pasar Dunia

Ketua Dewan Pembina PERIKHSA Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan Indonesia...

Terseret Isu “Agen CIA Palsu” Gaurav Srivastava, Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo Buka Suara dan Luruskan Kronologi

Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo meluruskan kabar terkait Gaurav...

Topics

Catatan Politik Bamsoet: Mendorong Generasi Muda Adaptasi dengan Perubahan Lanskap Dunia Kerja

Catatan Politik Bambang Soesatyo soroti tingginya angka pengangguran terdidik...

Ubah Bahan Baku Jadi Devisa Tinggi, Bamsoet Bidik Cerutu Premium Nusantara Kuasai Pasar Dunia

Ketua Dewan Pembina PERIKHSA Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan Indonesia...

Mutasi Besar-Besaran Polri Juni 2026: Kapolri Rotasi 1.121 Personel, Kapolda Aceh dan Papua Barat Berganti

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img