Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran terhadap 1.121 personel. Jabatan Kapolda Aceh, Papua Barat, hingga sejumlah Wakapolda bergeser.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, kembali melakukan penyegaran jajaran secara luas di lingkungan Korps Bhayangkara. Melalui penerbitan tujuh Surat Telegram (TR) sekaligus, sebanyak 1.121 perwira mulai dari tingkat tinggi hingga menengah mendapatkan penugasan baru, baik itu perpindahan jabatan maupun promosi karier.
Daftar Kapolda dan Wakapolda Baru Hasil Mutasi
| Jabatan | Pejabat Baru | Pejabat Sebelumnya | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Kapolda Aceh | Brigjen Pol Ruddi Setiawan | Irjen Pol Marzuki Ali Basyah | Memasuki masa pensiun |
| Kapolda Papua Barat | Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru | Brigjen Pol Gatot Hariwibowo | Memasuki masa pensiun |
| Wakapolda Banten | Brigjen Pol Iwan Saktia | Brigjen Pol Hendra Wirawan | Ditugaskan menjadi Karobinkar SSDM Polri |
| Wakapolda Maluku | Brigjen Pol Arif Budiman | Brigjen Pol Imam Thobroni | Menjabat Auditor Kepolisian Utama Tk I Itwasum Polri |
| Wakapolda Papua Barat Daya | Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu | Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa | Menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk II Sespim Lemdiklat Polri |
Apa Arti di Balik Pergeseran Ini?
1. Regenerasi Pemimpin Berjalan Teratur
Pergantian pimpinan di Aceh dan Papua Barat terjadi secara alami karena pejabat lama sudah memasuki batas usia pensiun. Penunjukan perwira bintang satu untuk mengisi posisi Kapolda menunjukkan kesempatan yang luas bagi petugas berprestasi untuk mengemban tanggung jawab lebih besar, sekaligus menyegarkan pola kepemimpinan di daerah.
2. Memperkuat Keamanan di Wilayah Baru
Penempatan pejabat baru di posisi Wakapolda Papua Barat Daya menegaskan perhatian Polri terhadap daerah-daerah pemekaran. Wilayah Otonomi Baru membutuhkan stabilitas keamanan yang kuat agar pembangunan dan pelayanan publik bisa berjalan lancar tanpa gangguan.
3. Menjaga Kestabilan Jelang Berbagai Agenda Penting
Penyegaran jajaran yang mencakup lebih dari seribu orang ini juga bertujuan menghindari kejenuhan dalam bekerja sekaligus memperbarui jaringan pengawasan dan keamanan. Diharapkan, dengan susunan personel yang baru, kinerja kepolisian di tingkat kabupaten hingga kecamatan bisa lebih maksimal dalam menjaga ketertiban dan mencegah potensi gangguan keamanan. Source
