Kejagung Tunggu Respons Interpol Lyon Soal Red Notice Riza Chalid dan Jurist Tan

JAKARTA, BAMSOETNEWS.COM — Kejaksaan Agung menyampaikan bahwa Markas Interpol di Lyon, Prancis, belum memberikan persetujuan penerbitan red notice terhadap dua tersangka kasus korupsi besar, M Riza Chalid dan Jurist Tan. “Sampai saat ini dari Interpol di Lyon belum ada informasi apakah status red notice Riza Chalid dan Jurist Tan sudah disetujui atau belum,” kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, di Jakarta, Selasa (28/10/2025). Ia menegaskan, tim Kejagung dan Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri telah mengajukan permohonan resmi dan masih menunggu tanggapan dari pihak Interpol.

Kejagung masih menunggu respons Markas Interpol Lyon terkait dua buronan kasus korupsi besar.

Riza Chalid diketahui menjadi tersangka dalam kasus korupsi ekspor-impor minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina subholding yang merugikan negara hingga Rp285,3 triliun sepanjang 2018–2023. Ia kabur ke luar negeri sejak Februari 2025 sebelum status tersangkanya diumumkan pada Juni 2025 dan diduga kini berlindung di salah satu kesultanan Malaysia. Sementara itu, Jurist Tan terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek dengan kerugian negara mencapai Rp1,89 triliun.

Jurist Tan disebut meninggalkan Indonesia menuju Singapura sebelum status tersangkanya diumumkan pada Mei 2025, dan kini diyakini berada di Amerika Serikat. Kementerian Imigrasi telah mencabut paspor kedua buronan tersebut untuk mempermudah proses deportasi apabila mereka ditemukan di luar negeri. “Yang jelas dari tim kejaksaan dan NCB (Div Hubinter Polri) sudah audiensi. Jadi kita menunggu saja,” ujar Anang. Kejagung menegaskan komitmennya untuk terus memburu Riza Chalid dan Jurist Tan hingga keduanya dipulangkan ke Indonesia guna menjalani proses hukum. (BSN-01)

 

Hot this week

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Bencana Banjir Bandang dan Longsor Hantam Perbatasan Nepal-China: 22 Tewas, Ratusan Orang Masih Hilang

Gempa memicu banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China,...

Moon Geun-young Kembali ke Layar Lebar Setelah 9 Tahun Lewat Film Horor-Misteri “Yeto”

Aktris Moon Geun-young siap comeback sebagai pemeran utama di...

Topics

Polemik Penundaan Transaksi Rekening Donasi AMPB: Masyarakat Sipil Soroti Kepastian Hukum dan Aspek Perbankan

Koalisi Masyarakat Sipil dan ekonom menyoroti langkah penundaan transaksi...

Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Rp3,5 Miliar, Ruben Onsu Dijadwalkan Diperiksa Polisi Jumat Ini

Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ruben Onsu...

Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Aktor Revaldo Ditangkap Polres Metro Jakarta Barat

Aktor Revaldo Fifaldi kembali ditangkap Satres Narkoba Polres Metro...

Moon Geun-young Kembali ke Layar Lebar Setelah 9 Tahun Lewat Film Horor-Misteri “Yeto”

Aktris Moon Geun-young siap comeback sebagai pemeran utama di...

Dilema Agen AI Otonom: Antara Masalah Alignment, Trik Pemasaran Industri, dan Ancaman Keamanan Cyber

Perkembangan agen AI otonom memicu perdebatan sengit antara risiko...

Pertahankan Gelar Dunia Kedua Kali, Petinju Muda Camila Zamorano Menang Angka atas Ruiz

Juara dunia tinju termuda Camila Zamorano sukses mempertahankan gelarnya...

KPK Perluas Penyidikan Kasus Pemkab Bogor: Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

KPK perluas penyidikan dugaan korupsi di Pemkab Bogor hingga...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img