Rumah Kebangsaan

Kawal Pemilu sebagai Kontribusi untuk Indonesia Lebih Baik

105
×

Kawal Pemilu sebagai Kontribusi untuk Indonesia Lebih Baik

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (DOKUMEN MPR RI)

JAKARTA (29/11/2023), BAMSOETNEWS.COM — Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menerima kunjungan delegasi Pimpinan BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah Zona III DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten, di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/11/2023).

“Mereka datang selain untuk melakukan silaturahmi, juga mendialogkan keprihatinan mereka terhadap kondisi bangsa saat ini seperti soal penegakan hukum, demokratisasi, keberlangsungan reformasi, juga seputar masa depan bangsa pasca pemilu 2024 nanti,” ungkap pimpinan MPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, usai pertemuan.

Anggota DPR F-PKS Dapil DKI Jakarta II ini, sangat menghargai dan mengapresiasi para generasi muda bangsa dari kalangan pimpinan mahasiswa tersebut, yang tetap memikirkan masa depan Indonesia dan ingin ikut berkontribusi membangun bangsa, membangun masa depan mereka juga.

“Saya sampaikan kepada para pimpinan mahasiswa yang merupakan generasi milenials itu, kini bukan jamannya hanya mengeluh. Kini kita sudah berada pada jamannya semua bisa dan perlu berkontribusi dalam menghadirkan perbaikan untuk Indonesia dan untuk masa depan mereka sendiri juga. Salah satu caranya adalah, dengan aktif mengawal dan mensukseskan Pemilu 2024 nanti,” ujarnya.

Selain itu, lanjut HNW, mahasiswa juga mesti melakukan edukasi diri dan masyarakat serta mengawal pemilu sejak sebelum pelaksanaan, ketika dilaksanakan dan sesudah pelaksanaan. Hal ini dilakukan, agar pemilu benar-benar demokratis, suara Rakyat tidak dicurangi. Juga agar hasilnya legitimate dan memastikan masa depan Indonesia dan masa depan generasi milenial menuju ke arah yang lebih baik.

Satu hal yang sangat ditekankan HNW, yang harus dijaga betul adalah jangan sampai para pemuda milenials apalagi yang kritis-kritis, menjadi pesimis dengan pemilu karena mendengar informasi tentang kecurangan-kecurangan, money politic dan sebagainya, sehingga memutuskan untuk golput.

“Semestinya, para generasi muda harus menjadi bagian yang mencerahkan, memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya memberikan suara mereka di pemilu, untuk masa depan mereka dan masa depan bangsa yang lebih baik. Sehingga masyarakat menjadi memahami dengan baik dan memiliki kecerdasan untuk tidak golput, dan memilih dengan baik dan benar,” terang Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *