Rumah Kebangsaan

Hidupkan Perjuangan Pemenuhan Hak-Hak Perempuan

36
×

Hidupkan Perjuangan Pemenuhan Hak-Hak Perempuan

Sebarkan artikel ini
Wakli Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (DOKUMEN MPR RI)

JAKARTA (20/4/2024), BAMSOETNEWS.COM — Peringatan Hari Kartini harus menjadi momentum para pemangku kepentingan dan masyarakat, untuk menuntaskan pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak perempuan.

“Semangat perjuangan RA Kartini harus terus dikobarkan dalam berbagai upaya pemenuhan hak-hak perempuan di sejumlah bidang kehidupan,” kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat di Jakarta, Sabtu (20/4/2024), terkait Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April.

Menurut Lestari, sejumlah upaya terkait pemenuhan hak-hak perempuan yang hingga kini masih terus diperjuangkan antara lain afirmasi keanggotaan 30% perempuan di parlemen, kepastian perlindungan pekerja rumah tangga yang mayoritas perempuan melalui penuntasan pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), dan penuntasan RUU Masyarakat Hukum Adat yang diharapkan melindungi hak-hak perempuan adat.

Sebagai catatan, tambah dia, pada periode 2019-2024, jumlah perempuan yang menjadi anggota DPR baru mencapai 21%. Sementara roses pembahasan RUU PPRT dan RUU Masyarakat Hukum Adat hingga kini masih tertahan di parlemen.

Rerie juga berpendapat peran aktif para perempuan dan segenap lapisan masyarakat untuk memperjuangkan hak-hak mereka dalam kehidupan berbangsa, sangat dibutuhkan.

Semangat perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan di masa lalu, tegas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, harus menjadi pemahaman bersama masyarakat untuk diamalkan dalam keseharian.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berharap, dengan menghidupkan kembali semangat RA Kartini dan para perempuan pejuang pendahulu bangsa, pemenuhan hak dan peningkatan peran perempuan di Indonesia dalam proses pembangunan dapat diwujudkan.

Menurut Rerie, Hari Kartini yang diperingati setiap tahun harus mampu terus memperbaharui semangat setiap anak bangsa untuk mendukung pemenuhan hak-hak perempuan di Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *