Rumah Kebangsaan

Santri Bagian dari Generasi Muda Yang Harus Memperkuat Nilai Etika

83
×

Santri Bagian dari Generasi Muda Yang Harus Memperkuat Nilai Etika

Sebarkan artikel ini
Hidayat Nur Wahid (DOKUMEN MPR RI)

JAKARTA (17/2/2024), BAMSOETNEWS.COM — Ribuan santri Pesantren Terpadu Darul Qur’an Mulia (DQ), pada 16 Februari 2024, memenuhi kursi yang ada di bawah tenda berwarna biru-putih. Kehadiran para santri di tenda yang berada di lapangan terbuka itu untuk mengikuti acara pembukaan Wonderkind X Festival.

Acara yang digelar secara rutin di pondok pesantren yang berada di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu merupakan kegiatan pentas seni dan budaya serta digelar bazaar yang menjajakan berbagai macam makanan dan minuman.

Dalam Wonderkind X Festival, suasana pembukaan yang ada bertambah meriah dan khidmat sebab Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid berada di antara ratusan santri.

Kehadiran Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di pesantren yang santrinya berasal dari berbagai daerah itu langsung disambut oleh Pembina Yayasan DQ KH Abdul Hasib Hasan, Ketua Umum Yayasan DQ Ustazah Aisyah Abdul Hasib, dan Donatur DQ Endang Dwi Amperawati.

HNW mengapresiasi Wonderkind X Festival. “Di tengah berbagai tantangan kemajuan jaman, santri tetap bisa menyelenggarakan kegiatan yang sangat future dimension,” ujarnya. Acara itu disebut suatu bukti santri DQ siap menyambut dan berkontribusi dalam era yang disebut bonus demografi atau Indonesia Emas 2045.

Menurut pria yang menjadi Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor itu Wonderkind X Festival amat dipentingkan, didukung, disemangati. “Mudah-mudahan Wonderkind X Festival menjadi trend dan diikuti oleh seluruh pesantren lainnya,” harapnya.

Dinamika yang positif dari para santri itulah yang menurut HNW membuat pesantren semakin banyak diminati oleh para orangtua untuk memasukan anaknya ke pesantren. Diungkap jumlah pesantren di Tanah Air lebih dari 25 ribu Pesantren baik yang tradisional maupun modern. Di berbagai kota dan desa, lembaga pendidikan khas Indonesia itu ada. “Di pesantren saat ini berbagai bidang ilmu diberikan,” ujar santri Gontor tahun 1970-an itu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *