JAKARTA (29/12/2023), BAMSOETNEWS.COM — Kementerian Kesehatan mengatakan pemerintah masih menggodok sejumlah aturan dan penyesuaian terkait harga, jelang kebijakan vaksin Covid-19 berbayar awal tahun depan. Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk terlebih dahulu berupaya meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19, utamanya kepada kelompok rentan sebelum menetapkan kebijakan vaksinasi Covid-19 berbayar.
“Pemerintah agar menyosialisasikan kepada masyarakat alasan vaksin Covid-19 akan berbayar per Januari 2024. Sekaligus menyampaikan besaran atau biaya yang akan dibebankan kepada masyarakat agar tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. MPR berharap Kemenkes dapat secara bijak dalam menentukan besaran biayanya, yang mana tidak memberatkan masyarakat,” kata Bamsoet di Jakarta, Jumat (29/12/2023).
Kemenkes diminta mempertimbangkan kebijakan vaksinasi Covid-19 berbayar bagi kelompok masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Sebab apabila kebijakan tersebut diimplementasikan secara merata, dinilai dapat menambah beban ekonomi, sekaligus dapat menurunkan minat masyarakat untuk divaksin.
“Mengimbau masyarakat agar nantinya dapat menerima keputusan serta kebijakan pemerintah terkait vaksinasi berbayar tersebut, di samping meminta pemerintah untuk terus memastikan pengadaan dan pendistribusian vaksin Covid-19 dilakukan secara merata ke setiap fasilitas kesehatan di seluruh wilayah. Dengan demikian, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh atau mengaksesnya di setiap fasilitas kesehatan terdekat sebelum kebijakan vaksinasi Covid-19 diberlakukan,” tandas Bamsoet.