Respons

Banjir Bandang di Dompu NTB, Segera Beri Bantuan kepada Warga Terdampak

152
×

Banjir Bandang di Dompu NTB, Segera Beri Bantuan kepada Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (DOKUMEN MPR RI)

JAKARTA (6/12/2023), BAMSOETNEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat sebanyak 1.247 warga terdampak banjir bandang setelah daerah setempat diguyur hujan lebat pada awal musim hujan akhir 2023. Ketua MPR Bambang Soesatyo menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah bencana yang terjadi di Dompu, NTB.

MPR pun meminta BPBD setempat tetap memberikan bantuan kepada pengungsi, maupun penyelamatan bagi warga terdampak banjir tersebut. MPR juga meminta BPBD untuk terus melakukan pemutakhiran data warga terdampak banjir bandang. Di samping meminta BMKG untuk meng-update kondisi cuaca, agar BPBD dapat mengambil langkah tepat dalam memberikan bantuan, serta bersama pemerintah daerah untuk terus mengupayakan bantuan kebutuhan yang diperlukan korban terdampak. Terutama tempat pengungsian yang layak, dapur umum, air bersih, obat-obatan hingga kebutuhan logistik lainnya.

“Mendorong pemerintah melalui Dinas Sosial, untuk mengkoordinir dan memaksimalkan bantuan bagi kebutuhan warga yang mengungsi dan didistribusikan sesuai data yang telah diupdate. Diharapkan bantuan ataupun keperluan bagi warga terdampak dapat tepat sasaran, juga sesuai dengan jumlah kebutuhan korban terdampak,” kata Bamsoet di Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Pemerintah pusat dan daerah bersama BPBD, Tim SAR dan relawan agar tetap menjalankan program tanggap bencana, sebagai upaya mitigasi bencana alam jangka panjang sehingga diharapkan dampak serta kerugiannya yang ditimbulkan tidak besar atau dapat diminimalisir.

“Meminta pemda untuk dapat memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di Dompu maupun di daerah rawan bencana lainnya, agar lebih meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi musibah bencana alam yang bisa terjadi kapan pun. Terutama saat kondisi cuaca ekstrem maupun di musim penghujan seperti yang terjadi saat ini,” tandas Bamsoet.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *