Respons

Pemerintah Diminta Segera Sikapi Penurunan Usaha Pertanian dan Usaha Tani Perorangan

117
×

Pemerintah Diminta Segera Sikapi Penurunan Usaha Pertanian dan Usaha Tani Perorangan

Sebarkan artikel ini
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (DOKUMEN MPR RI)

JAKARTA (5/12/2023), BAMSOETNEWS.COM — Berdasarkan Hasil Sensus Pertanian (ST) 2023 Tahap I yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sepuluh tahun terakhir jumlah usaha pertanian menurun. Jumlah usaha pertanian pada 2023 sebanyak 29,36 juta, angka itu menyusut 2,35 juta atau 7,42%. Penurunan dengan angka yang hampir sama juga terjadi pada jumlah usaha tani perorangan (UTP) sebanyak 29,34 juta unit atau 7,45%.

Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) segera menyikapi penurunan usaha pertanian dan usaha tani perorangan tersebut. Antara lain dengan meminta badan penelitian dan pengembangan pertanian bersama tenaga ahli pertanian, untuk melakukan evaluasi dan penelitian guna meningkatkan kembali usaha pertanian dan UTP. Di samping melakukan riset terhadap lahan pertanian, kesesuaian tanaman, termasuk pemberian pupuk untuk tanaman agar tujuan target peningkatan pertanian dapat dicapai.

“Kementan agar memberikan dukungan dana dalam APBN untuk pengembangan teknologi pertanian, peralatan, bibit, pupuk, dan pemulihan lahan rusak. Selain membantu perluasan lahan pertanian guna mempermudah dan menarik minat para generasi muda untuk bertani,” kata Bamsoet di Jakarta, Selasa (5/12/2023).

Pemerintah juga diharapkan untuk membuat kebijakan dan program yang dapat mengembangkan pertanian, dan memastikan pendapatan serta kesejahteraan petani meningkat. Misalnya, dengan membantu penguatan pemasaran produk petani dan memastikan petani muda memiliki akses terhadap lahan yang memadai.

“Pemerintah agar membantu dan membina petani dalam mendirikan koperasi petani, karena koperasi berperan menjembatani petani dalam mengakses input produksi, penyediaan modal, penyuluhan dan sebagai wadah untuk menampung dan menjual hasil pertanian para anggota koperasi pertanian,” tandasnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *